Content Creator vs Reuploader ! kamu pilih yang mana ?

Content Creator vs Reuploader
Teknlogi informasi saat ini  mengalami perkembangan yang  begitu pesat sekali. Dunia internet dijadikan sumber referensi utama untuk mencari berbagai informasi termasuk juga mencari hiburan. Perubahan teknologi memberikan banyak  peluang kepada manusia untuk menghasilkan pundi-pundi rupiah di internet. Salah satunya  dengan cara menuangkan ide dan  kreatifitas kita  dalam bentuk tulisan maupun video.

Di edisi kali ini, kami akan membahas salah satu cara yang banyak ditekuni generasi muda untuk mendapatkan penghasilan yaitu dengan menjadi youtubers. Beberapa sosok  anak muda Indonesia  seperti Ria Ricis, Atta Halilintar , Jess No limit , Sabyan gambus Raditya Dika dan beberapa youtubers lainnya  yang terbilang sukses membangun channel youtubenya sehingga berpenghasilan sampai ratusan juta bahkan mencapai milyaran rupiah.

Tentunya membangun sebuah channel youtube yang sukses bukan sebuah hal yang mudah seperti membalik telapak tangan. Terdapat banyak proses yang harus kita harungi mulai dari jenis content, konsep, pembuatan script, pengambilan video, editing, publikasi dll. Sebelum memulai langkah menjadi youtubers, kita akan dihadapkan dengan  dua pilihan yaitu sama ada menjadi content creator atau reuploader ? Tidak kurang juga yang memilih kedua-duanya sekaligus dengan memiliki lebih dari satu channel youtube. Satu channel untuk content creator dan yang satunya lagi untuk reuploader.

Content Creator VS Reuploader,  bagusan yang mana ? Pertama mari kita telusuri dahulu, apa yang di maksud dengan  content Creator dan reuoploader itu sendiri.


Pada umumnya , content creator adalah orang yang membuat kontent  dalam bentuk tulisan, suara,  gambar , video  atau gabungan dari dua materi atau lebih.Tidak jarang orang membuat karya dari gabungan foto dan audio yang juga termasuk creator. Konten yang dibuat adalah hasil dari karya sendiri, sama ada kontennya dibuat secara individu atau berkelompok. Intinya content creator benar-benar berkarya hasil usaha sendiri.

Manakala reuploader adalah orang yang mendownload karya orang lain ,lalu menguploadnya kembali tanpa persetujuan pemilik karya. Biasaya reuploader rentan kena teguran hak cipta dari pihak youtube. Namun tidak jarang yang mengedit dahulu video yang sudah  didownloadnya lalu ditambahkan dengan thumbnail yang kebanyakannya clickbait. Kadang ada juga video yang lolos dari teguran  copyright , namun ada juga yang harus menerima teguran dari pihak youtube.

Kedua-dua cara yaitu menjadi content creator maupun reuploader bisa menghasilkan uang di youtube. Namun tentunya jalan yang ditempuh oleh keduanya pasti berbeda. Content creator mendaptakan penghasilan 100% dari hasil jerit payah mereka manakala reuploader menggunakan cara lebih mudah dengan menggunakan video orang lain.

Dari sisi jangka panjangnya, menjadi  content creator lebih menjanjikan hasil dan lebih aman. Para content creator lebih menonjolkan sosok mereka di youtube, jadi masayarakat akan lebih tahu pemilik channel bersangkutan. Tidak menutup kemungkinan dengan menjadi creator akan membuka lagi rejeki anda untuk menjadi bintang iklan, main filem, menjadi komedian, mengisi acara, menjadi narasumber dan berbagai perkerjaan lainnya. Namun ,harus dicamkan dari awal  menjadi creaotor di perlukan usaha yang cukup extra. Content creator biasanya tidak mudah berputus asa, pekerja keras dan konsisten dalam berkarya.

Berbicara tentang reuploader, cara ini cukup ampuh bagi anda yang tidak mau ribet tapi mau mendapatkan penghasilan yang lebih banyak. Reuploader biasanya memanfaatkan isu-isu yang lagi viral mulai dari berita hot, gosip, hoax, dan sebagainya. Reuploader akan mendownload video-video yang sudah ada dan  mengeditnya lalu menguploadnya kembali. Video reuploader juga banyak yang nonton kerna saking banyaknya orang yang mencari informasi tentang isu-isu yang lagi viral tadi. Semangat dan nekad reuploader juga amat luar biasa kerna  ketika channel  A dibanned, muncul lagi channel B, dan seterusnya.

Jadi pilih yang mana nih teman-teman, mau jadi reuploader atau content creator ? jangan lupa pikirkan bagaimana rasanya jika karya anda yang diambil oleh  orang lain. Kira-kira , sakitnya itu dibagian mana yah ?

Peluang untuk berpenghasilan  di dunia internet masih terbentang luas buat kita para generasi muda. Marilah kita berpikiran lebih jernih , terus berkarya dan berpenghasilan tanpa menyakiti orang lain.


Kunjungi channel youtube penulis dengan klik di sini  

25 Responses to "Content Creator vs Reuploader ! kamu pilih yang mana ? "

  1. Sejujurnya, gak bisa milih antara content creator ataupun reuploader. Dulu sempat pengen bikin channel youtube yang isinya tentang kesehatan, tapi karena saya gaptek dan gabisa ngedit video, akhirnya gakjadi. Hahaha...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Klw content creator bukan cuma youtuber rok,,menulis juga termasuk content creator..kontenya dalam bentuk tulisan..

      Delete
  2. Reuploader itu bukannya plagiat?

    Saya malah ndak ngeh kalo ada reuploader di YouTube. :D
    Semoga teman-teman blogger pada jadi content creator.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya ada yg plagiat ada juga yg mix content jadi semacam kompilasi kejadian-kejadian lucu, seram dll. Entahlah soal penilaian etis atau enggaknya kalau saya sih selama gak ngejiplak dan jelas ada tambahan kreasi sah-sah aja sih kak 😁

      Delete
  3. Reuploader ini yang suka memulung video dari mana saja, dikumpulkan, diedit, terus diupload sendiri ke channelnya. Secara etika memang nda bagus, walaupun paling potensial mendatangkan hasil.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe,,memulung video lalo..layaknya pemulung di Kota Makassar..

      Delete
  4. Salah satu akun yutup yang banyak dibajak yaitu Kayce & Rachel in Wonderland, favoritnya anakku. Sayang banget deh orang yang dapat duit dari hasil membajak karya orang lain, trus dibuatkan akun dengan namanya sendiei.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu mi dia slah satu pembajak yang bejat.wkwk .taunya dapat penghasil dari usaha orang laian..

      Delete
  5. reuploader ini penghalusan kata dari pembajak. content creator bersusah payah membuat karya tapi hasilnya dimanfaatkan oleh orang lain yang mau dapat uang dengan cara pintas.

    ReplyDelete
  6. Kalau disuruh pilih antara konten kreator dan reuploader, pasti pilihnya yang bermuatan positif secara sosial yaitu konten kreator. Tapi kalo lebih menguntungkan reuploader itu, mungkin sekali-sekali bisa dicoba *eh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya reuploder bisa menang bnayk dari content creator. ,bisa juga klw mau coba..hehe

      Delete
  7. Sebenernya sama2 butuh kreativitas tapi ngeri jadi uploader kalo gak rapih bisa kena banned ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, bnyak juga kena banned tapi ada juga yg sukses..

      Delete
  8. Baru tahu ada istilah reuploader di youtube dan seperti penjelasan di atas, saya juga sering kesasar ke chanel reuploader ini. Tapi kalau ditanya pilih mana, ya sudah pasti content creator. Saya pribadi juga nggak bakal suka kalau karyaku dicomot sembarang oleh orang lain..

    Btw thanks for sharingnya kak

    ReplyDelete
  9. saya sih lebih memilih menjadi content creator, jd reuploader itu menjiplak karya org lain dan bagi saya itu gak manusiawi jika tanpa ijin. Toh buat vdieo sekalipun durasinya cuma beebrapa detik butuh effort yg luar biasa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul kanda,,sangat tidak manusia kontennya orang lain dijadikan uang..

      Delete
  10. Saya lebih memilih sebagai content creator dong, mau bagus atau enggak karya saya tetap punya saya sendiri. Dibandingkan harus upload karya orang, iya sih dapat uang dari situ tapikan susah untuk personal branding. He he he karena personal branding juga penting.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju banget..personal branding penting buat kelangsungan karya..

      Delete
  11. Pilih content creator dong. Meskipun pada kenyataannya sering juga nonton video reupload, hihihi. Tapi content creator pun harus yg positif. Bukan asal bikin video yang viral.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul skali, setuju kakak..contentnya hrus positif..

      Delete
  12. Keren-keren memang para youtuber itu. Sampai-sampai anak sekolah jaman now kalau ditanya cita-citanya, banyak yang menjawab mau jadi youtuber. Sayangnya hanya sedikit dari para content creator yang menjadi idola anak-anak itu yang mengajarkan bagaimana proses sebuah konten dibuat. Akhirnya banyak anak-anak yang berpikir bahwa menjadi youtuber adalah proses instan dan orientasi utamanya adalah uang.

    Conten creator atau reuploader? Pasti saya pilih content creator.

    ReplyDelete
  13. Sudah terjadi..di komunitas youtuber Makassar lebih bnyak anak sekolah..

    ReplyDelete
  14. kalau saya sih lebih suka jadi content creator karena lebih originalitas. walaupun saya tau jd reuploader juga gak gampang

    ReplyDelete