Fakta miris tentang aplikasi mobile yang harus kamu ketahui

Aplikasi mobile adalah sebuah software khusus yang dibuat untuk perangkat portable seperti smartphone. Saking pentingnya aplikasi mobile pada smartphone, tanpa aplikasi sebuah handphone tidak lebih dari 'komunicater'  alias komunikasi dan senter. Berbeda dengan peramban web, aplikasi mobile ini lebih khusus. Contohnya sebuah toko handphone mempunyai aplikasi mobile untuk jual beli, jadi ketika kita masuk ke aplikasinya tentu saja informasi di dalamnya berkaitan dengan toko tersebut. Berbdeda jika masuk sebuah peramban web, jika kita mengetik nama sebuah toko handphone di pencaraian belum tentu hasil pencaraiannya tentang toko handphone bersangkutan. Mungkin ada 2 hingga 3 toko yang muncul dengan nama yang sama.

Untuk menggunakan aplikasi mobile, kita  harus di downloadnya terlebih dahulu  di google playstore maupun di Apps store. Nah, di sni ada beberapa fakta miris  yang pernah saya temukan ketika seseorang ingin mendowload aplikasi. Mungkin masih kurang pemahaman, sehingga ada yang bertanggapan seperti ini :

1. Jangan download, kamu akan dibodoh-bodohi. Ntar dia yang dapat uangnya ketika kamu download aplikasinya.
Saya juga biasa heran mendengarnya. Jelas-jelas aplikasinya gratis untuk didownload tapi kok dibilang berbayar. Kecuali aplikasinya memang bersifat komersial atau Anda ingin menggunakan beberapa aplikasi jenis premium/pro kadang ada developer apps yang mengharus Anda membayar untuk menggunakan. Jika aplikasinya benar-benar gratis untuk didownload maka sang pemilik aplikasi tidak akan mendapatkan uang sepersen pun ketika anda mendowloadnya. 

Jadi dia dapat apa ? Uangnya dari mana ? 


Jika sebuah aplikasi banyak didownload itu akan membantu menaikkan ratingnya digoogle playstore maupun Apps Store. Aplikasinya bersangkutan  akan mudah ditemukan. Di sisi lain aplikasi yang banyak di download akan lebih terkenal kerna banyak yang sudah menginstallnya di hanphone mereka. Bisa saja sebuah aplikasi itu tentang profil perusahaan. Jadi aplikasinya berupa informasi tentang perusahaan tersebut yang dikemas dalam bentuk aplikasi mobile. Informasinya lebih spesifik tentang perusahaan tersebut tanpa ada gabungan perusahaan lain  yang sejenisnya. Seperti yang saya kemukan di awal tadi , ini berbeda di peremban web yang mungkin menampilkan  2-3 perusahaan yang sama atau sama sekali perusahaan yang anda cari tidak ditemukan.

Next, uangnya dari mana ? Sebagian besar  devepoler mobile apps akan mendapatkan uang dari iklan,  sama ada dari admob atau iklan yang dipasang sendiri. Jika dari admob ini adalah program dari google publisher yang menampilkan iklan disebuah aplikasi. Jika iklan dipasang sendiri ini biasanya ada kesepakatan dari pengiklan dengan developers apps untuk menampilkan iklan tertentu di aplikasinya. Biasanya pengiklan akan membayar langsung ke pemilik aplikasi.

Selain itu, beberapa aplikasi seperti aplikasi edit video atau foto memasang fitur premium pada aplikasinya. Jika ingin menggunakannya pengguna harus membayarnya terlebih dahulu.

Jika aplikasi tersebut digunakan untuk transaksi maka, penghasilanya pasti dari setiap transaksi yang terjadi pada aplikasi tersebut seperti aplikasi jual beli. Bisa saja pemilik aplikasi mengambil komisi dari setiap transaksi dan berbagai macam cara lainnya. 

2. Aplikasi akan mendapat keuntungan dari banyaknya kuota internet yang digunakan untuk mengakses aplikasi tersebut.
Kadang saya tertawa dalam hati mendengar statement tersebut. Apalagi jika disampaikan di sebuah seminar ataupun  workshop. Saya pernah mendengar seperti ini di sebuah seminar. " bayangkan Bapak/Ibu berapa juta orang memakai facebook setiap harinya. Bayang berapa banyak kuota yang digunakan untuk mengakses facebook. Setiap provider akan membayar sekian-sekian ke facebook. Betapa banyaknya income aplikasi ini. "  Padahal kenyataanya tidak seperti itu. Sebuah aplikasi tidak mendapatkan income dari kuota internet yang digunakan untuk mengakses aplikasi bersangkutan.

3. Ngak usah diperbaharui, ntar HP bertambah lemot.
Malas deh, perbaharui ntar bikin HP bertambah berat saja alias lemot / hang. Kalau kasus ini palingan kuota anda saja digunakan. Makanya lebih  disarankan menggunakan wifi ketika ingin perbaharui apikasi-aplikasi  yang ada di handphone Anda. Setiap developer aplikasi yang memperbaharui aplikasinya pasti ada fitur baru yang ingin ditambahkan atau ada tampilan yang ingin dirubah. Hal ini tidak terlalu berpengaruh pada Hp Anda. Jika Anda gagal memperbaharui mungkin saja momery internal atau RAMnya yang  lagi penuh. Kerna untuk memperbaharui aplikasi harus tersedia ruang penyimpanan yang memadai sesuai kapasitas aplikasi. Beranggapan HP akan lemot membuat banyak deh aplikasinya yang masih di versi lama dan pasti Anda tidak akan mencicipi fitur-fitur baru pada aplikasi bersangkutan.


Nah itu dia tadi beberapa fakta aplikasi yang sempat saya bagikan. Biasanya kerna ada tanggapan-tanggapan seperti di atas, banyak developer aplikasi baru agak susah mempromosikan aplikasi mereka. Intinya, kalau memang bermanfaat dan Anda membutuhkan aplikasinya. Yah silakan diinstall dan begitu pula sebaliknya. Kurangi berpikir negatif kepada sang pemilik aplikasi.

0 Response to "Fakta miris tentang aplikasi mobile yang harus kamu ketahui"

Post a Comment