Anda anti teknologi ? Namun jangan salahkan inovasi disruptif

Teknologi membawa perubahan besar ke peradaban manusia. Di era digital seperti sekarang, di semua bidang segala sesuatu  ingin dikerjakan dengan cara yang mudah dan praktis. Tentu saja, hal ini tidak terlepas dengan campur tangan teknologi di dalamnya.  Segala perubahan yang terjadi pastinya tidak terlepas dari inovasi yang dihadirkan oleh manusia itu sendiri.

Inovasi dalam perkembangan pengetahuan termasuk keterampilan teknologi banyak  memberi dampak kepada masyarakat sama ada yang pro atau kontra kepada teknologi. Terima atau tidak pengaruh teknologi ini tidak bisa dihindari. Semakin hari ,semakin banyak inovasi yang dilakukan oleh manusia, sama ada inovasi untuk kepentingan bersama atau inovasi yang kadang menggangu bagi segelintir pihak yang tersaingi. Inovasi yang mempunyai pengaruh besar yang dapat merubah perilaku masyarakat dikenal dengan inovasi disruptif.

Menurut wikipedia, inovasi distruptif (disruptive innovation) adalah sebuah inovasi yang membantu menciptakan pasar baru, menggangu atau merusakan pasar yang sudah ada dan pada akhirnya menggantikan teknologi terdahulu tersebut. Inovasi distruptif mengembang suatu produk atau layanan yang tidak diduga oleh pasar. Umumnya dengan menciptakan jenis konsumen berbeda pada pasar yang baru dan menurunkan harga pada pasar yang lama.
sumber informasi  : https://id.wikipedia.org/wiki/Inovasi_disruptif


Dari keterangan di atas, kita bisa simpulkan perubahan teknologi akan menimbulkan dua hal yaitu ancaman dan peluang. Ancaman bagi mereka yang anti teknologi dengan masih menerapkan konsep-konsep tradisional dan peluang bagi mereka yang melek memanfaatkan teknologi yang ada. Buktinya kita bisa lihat sekarang  sebagai contoh Traveloka merebut pasar tiket pesawat dengan mengalahkan travel konvensional. Grab dan Gojek yang menumbangkan pangkalan ojek tradisional. Wikipedia merusak pasar ensiklopedia traditional (cetak ) yang harga edisinya sampai jutaan, namun untuk mendapat informasinya bisa  secara cuma-cuma di wikipedia.  Digital marketplace yang menjadi pusat jual beli online dan masih banyak lagi.

Teknologi seakan-akan menjadikan semuanya tanpa jarak dan sangat cepat. Bayangkan apa yang terjadi di Amerika Syarikat saja bisa kita ketahui dengan mudah dengan adanya teknologi Informasi. Teknologi informasi,  telekomunikasi  dan transpotasi digunakan untuk menghadirkan pelayanan yang cepat dan mudah untuk para konsumen mendapatkan apa yang dinginkan. Dari itu, muncullah berbagai inovasi-inovasi terbaru di semua bidang termasuk pemasaran. Contohnya dari penjualan  konvensional menuju ke website dan dari website menuju ke aplikasi.

Baca juga :  mari selamatkan bisnis anda

Melihat dari perilaku konsumen, lebih-lebih mereka yang ada di era generasi milenial lebih memilih untuk berbelanja online kerna lebih mudah, banyak diskon dan harga kadang lebih murah. Sebut saja e-commerce ternama seperti Lazada, tokopedia, shopee, bukalapak dan sebagainya yang  membawa perubahan besar ke masyarakat. Ini adalah  sebuah inovasi disruptif  yang dilahirkan oleh  generasi muda Indonesia.

Kita tidak bisa menyalahkan inovasi-inovasi yang hadir di era digital ini. Kita juga bisa jadikan perubahan ini sebagai peluang dengan berintegrasi dengan teknologi. Minimal kita bisa mengikuti perkembangan di era disruptif agar tidak digilas oleh jaman.

Setelah membaca penejelsan, apakah anda masih anti dengan teknologi ? Selain dampak positif pasti ada juga dampak negatif dari teknologi. Ini tergantung dari diri kita sendiri bagaimana kita harus menyikapinya dengan bijak supaya kita bisa memanfaatkan teknologi yang ada dengan baik.

Baca juga : keleibihan menggunakan compro mobile apps builder

1 Response to "Anda anti teknologi ? Namun jangan salahkan inovasi disruptif"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel