Di kejar anjing dan hampir dibegal


Kenapa yah  tiba-tiba terasa panas aja tengah malam ini. Ditambah lagi bunyi nyamuk yang seakan-akan menyerang telinga. Perlahan-lahan aku meraba-raba ke dinding untuk mencari saklar lampu. ingin tahu apa yang terjadi. Tik,tik, jari telenjukku menekan ke bawah lalu ke atas tetap saja tidak hidup. Rupanya black out.. Astaga aku lupa isi voucher listrikku sebelum tidur. Tadi memang sudah kedengaran bunyi sekaratnya.

Aku coba meraba lagi ke atas meja untuk mencari handphone. Alhamdulillah ketemu juga dan nasib baik tidak lowbat, kalau lowbat maka lengkaplah penderitaan. Langsung saja aku scroll ke atas lalu buka polanya. Tampak jelas di pojok kanan atas layar handphoneku. Sekarang sudah pukul 1.20 a.m. Mau cari di mana voucher listrik tengah malam begini.

Terlintas di pikiranku tentang Counter pulsa yang buka sampai jam 2 di Jalan poros Permandian Alam,   Barombong. Di sana juga jualan Token PLN. Mudah-mudahan saja masih buka. Kerna terasa panas dan nyamuk juga ngak berhenti attack  ke kuping nih..Yah.,harus keluar deh, biar tengah malam nan sunyi tapi kan ada cahaya bulan dan lampu jalan yang menemani.

Anak laki-laki tidak boleh takut ! Cuma 4 km kok, ngak jauh. Tanpa membuang waktu, aku pun keluar bersama Si hitam  scoopy. Yah santai aja guys, ntar menggangu ketenteraman kompleks. 20km/jam itu sudah cukup aman dan tenang. Pelan tak terduga. Tiba-tiba aku gegabah, bercampur panik. Cukup merasa kaget, aku langsung  tancap gas. Kenapa tidak, ? Si Blacki anjing Pak Doni tiba-tiba buat ulah lagi. Dia mengejarku sambil menggonggong. Namun kerna aku juga melaju dengan cukup kencang maka ngak dapat deh.


Lega pas keluar gerbang komplek, Si Blacki berhenti mengerjarku. Aku sedikit bernafas lega lalu melanjutkan perjalanan. Melawati jalan yang masih kurang ramai dan kurang lampu jalan yah agak seram dan dingin sedikit. Setelah melewati tikungan pertama pas depan pertamina tua,  Aku mulai merasa ada sesuatu yang kurang beres di depan sana. Terlihat 3 orang anak muda yang seakan-akan mabuk. Mereka berteriak di tengah jalan dengan  memegang botol sambil buka baju. Perasaanku mulai ngak enak, aku pun undur gas perlahan-lahan sambil mendekat.

Niat ingin lewat saja kerna Indomaretnya sisa 1 Km lagi. Cukup aku  lewat dengan sopan dan tidak menggangu yah sudah. Mudah-mudahan aman saja. Seperti jatuh ditimpa tangga. Apa yang terjadi di luar dugaan, salah seorang pemuda mabuk berambut pirang itu tiba-tiba mengluarkan sebilah parang. Aku pun panik lalu bergegas putar kembali dengan cepat. Nasib baik sempat menghindar walaupun hampir jatuh..Hufftt..  Nih lah aslinya ingin membegal.

Motor ku tancap lebih kencang. Seakan tidak percaya, saking paniknya gasnya tidak ku undur sedikit pun walau banyak lobang dan batuan menghadang. Walaupun dikejar terus munkin kerna mereka agak sedikit mabuk jadi bawa motornya pun tidak karuan. Aku berhasil lolos. Sampai di gerbang kompleks, aku langsung bergegas ke pos satpam. Satpam juga masih tidur. Oleh kerna pembegal itu berhenti mengejar,  jadi aku berpikir untuk lanjut saja tanpa membangunkan pak satpam.

Mending aku kembali pulang ke rumah saja daripada harus membahayakan diri demi token listrik. Dalam perjalanan pulang, terlintas dipikiranku tentang Ririn, salah satu sahabatku sejak dibangku kuliah dulu. Ririn pernah menawari aku satu aplikasi gratis yang bisa transaksi berbagai macam produk termasuk token listrik. Kalau tidak salah, aplikasi MJ reload yang terdapat lebih dari 20 produk telekomunikasi  dan multipayment.

Ririn pernah berkata " Mengapa pilih yang mahal dan ribet jika ada yang murah dan mudah ". Apalagi aplikasinya gratis tambahnya. Aku malah menolaknya..yah nanti aja Rin balasku. Seandainya waktu itu aku install saja, mungkin malam ini aku tidak sampai dikejar-kejar anjing dan sampai hampir dibegal. Kan mudah sisa duduk manis lalu transaksi menggunakan aplikasi itu tanpa keluar rumah.

Sampai di rumah, aku coba telfon Ririn,mudah-mudahan dia masih melek kerna orangnya suka begadang. Akhirnya tulisan memanggil berubah menjadi 00,01.Ririn menjawab telfonku. Aku menceritakan peristiwa malam ini ke Ririn. Dia cukup kaget. Aku juga cukup nyesal kerna menolaknya waktu itu setelah dia menjelaskan panjang lebar tentang aplikasinya.

"Yah udah biar aku bantu isikan" kata Ririn. Alhamdullilah akhirnya tertolong juga. Keesokkan harinya aku langsung temui Rin untuk install aplikasi MJ Reload. Kini aku tidak lagi seribet dulu dan aku juga bisa tambah hemat kerna harga produk dalam aplikasinya cukup murah. Terima kasih Rin. You are the  best. Mudah-mudahan peristiwa semalam tidak terulang lagi.

Baca juga : sekilas tentang aplikasi MJ Reload

15 Responses to "Di kejar anjing dan hampir dibegal"

  1. awalny ku kira cerita fiksi ini kak, dan dari beberapa postinganta yg pernah ku baca, semua tentang teknologi dan sejenisnya, jd mikir tumben bukan bahas itu .. ternyata di pertengahan paragraf ada inti ceritanya heheh.

    ReplyDelete
  2. Aduduh..ngeri deh pengalamannya. Semoga saya gak pernah ngalamin deh.

    Btw, tadinya saya pikir ada cerita yang saya lewatkan di paragraf pembuka, ternyata tidak, hehe... Itu emang sengaja gak pake huruf kapital di awal kata ya? Judulnya juga gitu kayakbya ya, gak dikapitalin di setiap awal katanya.
    Penting sih buat saya baca artikel yang ssesuai dengan pakem.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe, terima kasih atas koreksinya.. Memang masih bnyak yg perlu saya benahi dalam blog saya.. Biasa kodong, penulis amatiran. .Sebnarnya,awalnya mulai tahun 2017 sebagai Content creator Youtube. .Awal tahun 2018 ini baru mencoba ke blogger..masih merangkak dalam dunia penulisan.. Hehe

      Delete
    2. Tetap semangat dalam belajar.
      Saya pun masih perlu banyak belajar sampai sekarang 😊

      Delete
  3. Seperti baca fiksi horror... Kurang kuntilanaknya mami ini, na lengkap sekali horror nya.. hehehe terkadang memang di merasaki tdk butuh sama hal hal yg ditawari teman. Kepepetpi baru disadari klo ternyata butuhki memang

    ReplyDelete
  4. Benar-benar pengalaman yang menegangkan. Syukurlah selamat dan tidak kurang suatu apapun. Story telling dan Soft sellingnya dapat banget. Salut

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebuah pengamatan yg tepat.. Salut juga buat kita daeng, hehe

      Delete
  5. HammaE, lumayan lengkap drama ta'. Untungnya ada pos satpam dan ada satpamnya dih jadi ndak lanjut itu orang mabuk. Kalo tidak ada satpam, bisa2 ikut sampai rumah, alhamdulillah masih ada rezeki selamat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ntar bisa lumayan lagi klw belajar nulis dari Blognya Ibu.. Hhe

      Delete
  6. Andai saya yang jadi Ririn, pasti bilangma. "Nah kubilang memang, instal maki MJ reload."
    Tapi tidakji tawwa di. Baik mentong itu Ririn. Salamku na..

    ReplyDelete
    Replies
    1. walaupun hanya sebuah nama..klw ada ririn yg betulan ntar saya sampaikan salamnya. .😊😊

      Delete
  7. Ya Allah, cerita yang mendebarkan sekali. Serasa saya yang mau dibegal. Tapi alhamdulillah selamatjki dan akhirnya tertolong sama aplikasi. Hehe. Lain kali hati-hatiki kak, kita ndak tau kapan musibah datang. Yang penting besok2 ndak keluar tengah malam mi lagi cari voucher listrik. Hehe.

    ReplyDelete
  8. Beeuuhh.... ndk teriak-teriakki itu waktuta dikejar? Biar sai banyak org dtg bantuki dan kasi bonus bogem ke si pembegal itu.

    Dehh.. kebayangmi, betapa paniknya dirimu. Tp syukurlah ya, bisa selamat. Alhamdulillah....

    ReplyDelete
  9. Alhamdulillah, berakhir happy ending. Saya sudah bayangkanmi paniknya malam itu hiks Untunglah nda ditambah lagi dengan gangguan nyamuk sampai pagi hiks

    ReplyDelete
  10. Ini pengalamannya nyata betulan gk nih daeng? Kalau iye laporkan saja, drpd me.bahayakan hehe... Tp endingnya asyik deh, dpt kemudahan

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel