PUBG Ingin Diharamkan.!!, Om Mary : Persepsi MUI Omong Kosong



Makassar. (Daengtechno.com)- Wacana Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang ingin mengeluarkan fatwa mengharamkan games Battlegrounds atau PUBG mendapat tanggapan para gamers seluruh tanah air termasuk di Kota Makassar.

Games PUBG ingin diharamkan oleh MUI pasca penyerangan brutal yang terjadi di Selandia Baru, pelakunya dianggap terinspirasi dari games bergenre battleground royale ini.

Baca Juga : Tak Pandang Jumlah Subcriber, Youtubers Makassar Komitmen Wadahi Content Creator Lokal

Salah satu pemain pro PUBG di Kota Makassar,  Aldo Habel Febrian Ado menegaskan bahawa persepsi hubungan antar games dan terorisme dari MUI adalah  omong kosong.

Om Mary sapaan akrabnya menjelaskan, PUBG hanya sekedar hiburan buat para gamer yang merindukan genre battegrounds.

" Sebagai hiburan ji Cika.!! Apalagi di games PUBG tidak ada misi gamers untuk membunuh orang yang lagi beribadah seperti yang terjadi di Selandia Baru. " Jelas Om Mary kepada Daengtechno.com di Makasar senin (25/3).

Om Mary Sedang Live Streaming memainkan games PUBG di Channel Youtubenya 

Om Mary mengaku mulai bermain games sejak kelas 6 SD. Lalu mulai bermain games PUBG pada Februari 2018 ketika games ini lagi  booming di Indonesia.

Ia mengatakan jika ingin dikaitkan dengan kekerasan, dari dulu itu sudah banyak games battlegrounds seperti Mortal Combat dan Grand Theft Auto (GTA).

" Kalau memang games berpengaruh kepada terorisme, itu pasti terjadi sejak adanya games battlegrounds  . Saya jadi heran juga,  kok hanya games PUBG yang ingin diharamkan pihak MUI. " beber dia lagi.


Om mary berharap pihak MUI mempertimbangkan lagi soal rencana fatwa mengharamkan games PUBG di Indonesia.

Terkahir,  dia berharap  agar para gamers PUBG di Kota Daeng  terus bermain dan mengharumkan nama Makassar di lini E- sport.

0 Response to "PUBG Ingin Diharamkan.!!, Om Mary : Persepsi MUI Omong Kosong"

Post a Comment