Libatkan Influencer dan Konten Kreator Lokal Dalam Sosialisasi, KPU : Ini Sebuah Masukan dan Tantangan

Komisioner KPU Makassar foto bareng Bersama Komunitas Youtubers usai kegiatan Ngoblrol santai

Makassar (Daengtechno.com ) Upaya untuk melibatkan influencer dan konten kreator dalam sosialisasi pemilu ditanggapi Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Kota Makassar sebagai sebuah masukan dan tantangan.

Hal ini sampaikan oleh Koordinator Divisi Sosialisasi KPU kota Makassar, Endang Sari dalam sebuah kegiatan ngobrol santai dengan tema "Milenial Cerdas Memilih " bersama komunitas Youtubers di Warkop 86 , kamis ( 11/4). 

Kegiatan ngobrol santai ini juga dirangkaikan dengan music performance dan stand up comedy dengan mengangkat tema yang sama. 

" Divisi Sosialisasi KPU Kota Makassar masih terbilang baru sejak pelantikannya pada bulan Desember 2018. Dari itu,  segala masukan dari teman-teman milenial amat kami harapkan supaya kami bisa berbenah dan sosialisasi bisa lebih baik kedepannya. " Ujar Endang

Menurut dia, masih ada pemilu pada tahun 2020 di kota Makassar. Adapun upaya untuk melibatkan influencer sosial media dan konten kreator lokal menjadi masukan sekaligus tantangan buat KPU. 

Ia menjelaskan lagi bahwa jumlah pemilih milineial di Kota makassar mencapai 300,000 orang. Oleh itu, Selain upaya sosialisasi dari pihak KPU, ajakan dari rekan sebaya juga amat penting demi meningkatkan partisiapasi pemilu. 

Di waktu yang sama,  Wandy Selaku ketua youtubers Makassar mengatakan kegiatan sosilisasi KPU harus dikemas dengan kreativitas.

" kegiatan sosialisasi bisa dilaksanakan dalam bentuk video komedi,  seni musik, atau infografis di media sosial seperti instagram dengan melibatkan influencer dan konten kreator lokal." Beber dia.

Wandy menjelaskan, kita bisa mengikuti alur minatnya generasi muda,  lalu pesan-pesan dari KPU bisa disampaikan lewat konten-konten kreatif itu tadi. 

Dalam pendukung pemilu 2019, Ia mengaku komunitasnya telah menyebar pamplet  " Milenial Makassar No golput"  di media sosial dan membuat video-video terkait pemilu di platform YouTube.

" Jadi sebenarnya kami bukan apatis, cuma seharusnya ada wadah kreativitas yang disediakan oleh penyelenggara dalam  mengajak milenial untuk berpastisiapasi di pemilu nantinya." lanjutnya lagi

" Dari itu, kami bisa menyampaikan hal-hal positif kepada sesama, lalu kontennya juga berbobot pastinya kerna ada dampingan dari instansi pemerintah terkait." Tutup dia

0 Response to "Libatkan Influencer dan Konten Kreator Lokal Dalam Sosialisasi, KPU : Ini Sebuah Masukan dan Tantangan"

Post a Comment