Nepal Resmi Blokir Games PUBG Kerna Dianggap Bisa Membuat Anak Jadi Agresif dan Kecanduan

Foto :GGWP.Id 

(Daengtechno.com) - Pemerintah Nepal resmi memblokir Playerunknown's Battle Ground (PUBG), Jumat (12/4) kerna menganggap games ini bisa membuat anak-anak menjadi agresif dan kecanduan.

Langkah ini diambil setelah kepolisian Nepal melalui (Metropolitan Crime Division) mengajukan litigasi kepentingan publik ke pengadilan distrik Kathmandu pada Rabu (10/4).

" Kami menerima sejumlah keluhan dari orang tua dan asosiasi sekolah mengenai efek games PUBG pada anak-anak." kata kepala Metropolitan Crime Division Dhiraj Singh, seperti dikutip Kathmandu Post.

" Kami juga mengadakan diskusi dengan para psikiater sebelum meminta pengadilan distrik Kathmandu untuk surat putusan blokir games PUBG. " jelasnya lagi

Menurut dia,  ketika pihaknya berkonsultasi dengan psikiater, mereka juga mengatakan bahwa kekerasan dalam permainan PUBG dapat membuat orang agresif dalam kehidupan nyata.

Selain itu,  efek yang bisa ditimbulkan lagi, adalah kecanduan sehingga bisa memengaruhi pelajaran anak-anak.

Pengadilan kemudian mengabulkan permintaan tersebut dan mengirimkan surat rekomendasi ke Nepal Telecomunication Authority (NTA).

Sehari kemudian, NTA mengambil keputusan untuk memblokir games bergenre battle royale PUBG. NTA memerintahkan kepada seluruh penyedia layanan internet, operator selular di negera tersebut untuk menghentikan akses ke games ini.

Keputusan yang diambil oleh pemerintah Nepal ini serupa dengan terjadi di India. Beberapa kota di Gujarat, India, telah lebih dulu mengeluarkan aturan soal game tembak-menembak itu.

PUBG Juga Pernah Diperbincangkan di Indonesia

Pasca aksi brutal di Mesjid Selandia Baru,  Majelis Ulama Indonesia ( MUI)  sempat menyoroti games PUBG dan berwacana ingin mengeluarkan fatwa haram ke permaianan ini. 

MUI kemudian mengajak diskusi dengan beberapa pihak, mulai dari Asosiasi eSports Indonesia (IeSPA), Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), psikolog forensik, Ditjen Aplikasi Informatika Kominfo dan Staf kepresidenan. 

Namun Belum ada fatwa yang keluar dari hasil Forum Group Disscusion (FDG)  malam itu, Selasa ( 26/3) seperti dilansir dari  Detik.com

7 Responses to "Nepal Resmi Blokir Games PUBG Kerna Dianggap Bisa Membuat Anak Jadi Agresif dan Kecanduan"

  1. Paling tidak langkah di Negara Nepal lebih nyata, mellui kajian kademis meskipun tidak secara komprehensif. Kalau di Indonesia itu hanya menjadi isu saja, sampai sekarang belum diratifikasi aturannya terkait pelarangn PUBG. Boleh melarang tapi ada landasan logis nya dan juga relevan dan realistis.

    ReplyDelete
  2. Sungguh salah satu tindakan tegas dan berani yang dilakukan oleh Nepal, memang tindakan preventif itu perlu dilakukan, bisa dibayangkan kalau anak yg masih hijau dan lugu harus merekam memori kekerasan dalam otaknya, saat dewasa ia akan tumbuh menjadi pribadi yang terbiasa dgn kekerasan.

    ReplyDelete
  3. Kalau pendapat sy, PUBG ini diiringi haram atau gimana krn game yang sesang trend sekarang. Padahal, masih ada game yang lebih membuat kita agresif lagi. Saya juga bisa dibilang suka main game, apapun jenis gamenya asal itu menarik, dan story nya bagus. Tetapi, yg saya membuat saya bingung sampai sekarang kenapa cuma PUBG saja yang menjadi game yang berakibatkan efek ke anak? Mungkin karena game PUBG ini senag trend sekarang jadinya semua nya membahas PUBG

    ReplyDelete
  4. ada banyak game sejenis sebelum era digital ini semacam GTA San Andreas, game ini lebih sadis malah. Penekanannya harusnya pada keterlibatan semua orang, khususnya orang tua dalam mengawasi anaknya.

    ReplyDelete
  5. Jadi penasaran, hasil focus group discussion-nya di Imdonesia sebenarnya apa, ya.

    ReplyDelete
  6. Entah apalah maksudnya pemerintah ini

    ReplyDelete
  7. Melarang game itu sebenarnya hanya menebas puncak gunung es kan? Diblokir pun ada banyak cara untuk mengakalinya. Hal paling dibutuhkan ya edukasi untuk para pengguna game. Pendampingan orang tua yang paling utama.

    ReplyDelete